Hitung Jasa

Apa itu NPWP untuk freelancer dan fungsinya

NPWP adalah nomor identitas wajib pajak. Pelajari fungsi NPWP untuk freelancer, pengaruhnya ke tarif PPh 23 yang dipotong klien, dan contoh hitungannya.

Pengertian

NPWP adalah Nomor Pokok Wajib Pajak, nomor identitas yang dipakai dalam administrasi pajak. Bagi freelancer, fungsi NPWP paling terasa saat honor jasa dibayarkan, karena statusnya ikut menentukan tarif PPh 23 yang dipotong klien. Nomor ini juga dipakai saat melapor pajak tahunan dan saat mencocokkan bukti potong dengan catatan penghasilan. Karena itu, NPWP freelancer sebaiknya sudah siap sebelum proyek pertama dibayar.

Contoh perhitungan

Seorang desainer menerima honor jasa Rp10.000.000 sebelum PPN. Jika ia punya NPWP, klien memotong PPh 23 sebesar 2 persen, yaitu Rp200.000, sehingga uang yang diterima Rp9.800.000. Jika tidak punya NPWP, PPh 23 tanpa NPWP dihitung 4 persen, yaitu Rp400.000, dan uang yang diterima turun menjadi Rp9.600.000. Selisih Rp200.000 hanya berasal dari status NPWP, sehingga NPWP untuk jasa sebaiknya siap sebelum pembayaran pertama masuk.

Catatan: Syarat dan prosedur NPWP mengikuti ketentuan DJP. Cek ketentuan terbaru di situs DJP.

Kesalahan yang sering terjadi

Pertanyaan umum

Apakah freelancer wajib punya NPWP?

Kewajiban memiliki NPWP mengikuti ketentuan DJP yang berlaku. Cek ketentuan terbaru di situs DJP sebelum memutuskan, karena aturan ini bisa berubah.

Apa bedanya tarif PPh 23 dengan dan tanpa NPWP?

Menurut DJP, tarif PPh 23 atas jasa adalah 2 persen dengan NPWP dan 4 persen tanpa NPWP. Hasil kalkulator bersifat perkiraan dan tidak menggantikan bukti potong.

Apakah NPWP perlu diberikan ke klien?

Memberikan NPWP membantu klien memilih tarif pemotongan yang tepat. Jika belum punya, tanyakan ketentuan terbaru kepada konsultan pajak.

Hitung sendiri

Istilah terkait

Ada yang belum tersedia?

Kalau ada kalkulator atau fitur untuk jasa dan freelance yang Anda butuhkan, tulis permintaannya.