Titik impas adalah pendapatan minimal yang menutup semua biaya. Pelajari rumus titik impas bulanan jasa freelance dengan contoh biaya tetap dan biaya variabel.
Titik impas adalah jumlah pendapatan ketika semua biaya tertutup dan belum ada keuntungan. Pada usaha jasa, titik impas dihitung dari biaya tetap dan persen biaya variabel dari pendapatan. Angka ini menjadi batas bawah sebelum target laba ditetapkan. Istilah break even jasa dan BEP freelance merujuk ke konsep yang sama. Pada pekerjaan jasa, angka ini sering dipakai untuk menentukan tarif minimal.
Biaya tetap Rp6.000.000 per bulan dan biaya variabel 10 persen dari pendapatan. Titik impas = Rp6.000.000 ÷ (1 - 0,10) = Rp6.666.667. Dengan 20 hari kerja, pendapatan per hari yang dibutuhkan Rp333.333. Hitungan ini adalah pendapatan minimal per bulan, belum termasuk laba. Angka ini dipakai sebagai batas awal sebelum menetapkan target laba.
Titik impas belum menyisakan laba. Laba mulai dihitung setelah pendapatan melewati titik impas.
Ya, jika biaya tetap atau persen biaya variabel berubah. Hitung ulang setiap kali ada perubahan tarif atau biaya.
Bandingkan pendapatan minimal dengan tarif per jam dan jam tagih. Jika tarif belum menutup titik impas, tarif perlu dinaikkan.
Masukkan biaya yang berubah mengikuti pendapatan, misalnya komisi platform atau biaya transfer. Biaya tetap seperti sewa dan langganan tidak dimasukkan ke persen ini.
Kalau ada kalkulator atau fitur untuk jasa dan freelance yang Anda butuhkan, tulis permintaannya.