Rumus yang dipakai
Titik impas = biaya tetap ÷ (1 − biaya variabel %)
Pendapatan per hari kerja = titik impas ÷ hari kerja
Contoh: biaya tetap per bulan Rp 2.500.000, biaya variabel dari pendapatan 3, hari kerja per bulan 22
Pendapatan titik impas = Rp 2.577.320
Pendapatan per hari kerja = Rp 117.151
Biaya variabel pada titik impas = Rp 77.320
Tips
- Titik impas adalah pendapatan minimal, bukan target. Tentukan target di atas angka ini.
- Jika biaya tetap naik, titik impas ikut naik. Tinjau langganan yang jarang dipakai.
- Pajak yang dipotong langsung dari pendapatan sebaiknya ikut dihitung sebagai biaya variabel.