Jam tagih adalah jam kerja yang bisa ditagihkan ke klien. Pelajari cara menghitung jam tagih per bulan dari jam tersedia dan persen jam yang dibayar.
Jam tagih adalah jam kerja yang bisa ditagihkan langsung ke klien. Jam untuk pemasaran, administrasi, dan belajar biasanya tidak termasuk. Jam tagih per bulan menjadi dasar untuk menghitung tarif per jam dan overhead. Istilah lain yang sering dipakai untuk konsep ini adalah billable hour. Penghitungan jam tagih yang jujur membantu freelancer melihat kapasitas nyata.
Jam kerja tersedia 160 jam per bulan dan 60 persen bisa ditagihkan. Jam tagih = 160 × 60 persen = 96 jam. Sisanya, 64 jam, dipakai untuk pemasaran, administrasi, dan pekerjaan internal. Dengan angka ini, cara hitung jam tagih menjadi konkret untuk perencanaan bulan berikutnya. Jika angka ini turun di bawah target, cek dulu apakah waktu pemasaran atau administrasi yang naik. Hasilnya bisa dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Jam kerja mencakup semua waktu bekerja, sedangkan jam tagih hanya jam yang bisa dibayar klien.
Tidak ada angka standar di halaman ini. Catat jam nyata selama beberapa bulan untuk mendapat angka sendiri.
Pencatatan harian membuat data lebih akurat. Dengan data itu, persen jam tagih bulanan bisa dihitung dengan lebih yakin.
Tidak selalu. Jam kerja harian bisa berisi banyak kegiatan internal, sedangkan jam tagih hanya mencakup pekerjaan yang dibayar klien. Pisahkan keduanya saat mencatat.
Kalau ada kalkulator atau fitur untuk jasa dan freelance yang Anda butuhkan, tulis permintaannya.