Overhead per jam adalah biaya tetap bulanan dibagi jam tagih. Pelajari cara menghitungnya untuk tarif jasa freelance, lengkap dengan contoh angka.
Overhead adalah biaya tetap usaha yang tidak langsung terkait satu proyek, seperti sewa, internet, dan langganan alat. Overhead per jam menunjukkan berapa biaya tetap yang harus masuk ke setiap jam tagih. Angka ini membantu overhead tarif jasa menutup biaya di luar pekerjaan langsung. Dengan begitu, biaya freelance tidak terlewat saat menentukan harga. Untuk biaya overhead freelance, daftar biayanya cukup ditulis sekali lalu diperbarui.
Biaya tetap Rp6.000.000 per bulan. Jam kerja tersedia 160 jam dan 60 persen dibayar klien, sehingga jam tagih overhead 96 jam. Overhead per jam tagih = Rp6.000.000 ÷ 96 = Rp62.500. Angka ini kemudian ditambahkan ke biaya per jam sebelum menghitung tarif akhir, sehingga biaya tetap ikut tertutup. Dengan begitu, biaya tetap per jam sudah masuk ke tarif.
Biaya langsung terkait satu proyek, sedangkan overhead dipakai bersama semua pekerjaan dalam sebulan.
Overhead per jam naik, karena biaya tetap dibagi jam tagih yang lebih sedikit. Tarif perlu disesuaikan.
Sebaiknya ya, karena biaya tetap dan jam tagih bisa berubah. Hitung ulang setiap kali ada langganan baru atau perubahan jam kerja.
Kalau ada kalkulator atau fitur untuk jasa dan freelance yang Anda butuhkan, tulis permintaannya.