Hitung
Isi angka di atas untuk melihat hasilnya.
Hasil ini estimasi untuk perencanaan harga dan keuangan, bukan nasihat keuangan atau pajak.
Rumus yang dipakai
Pendapatan kotor = (target pendapatan bersih + biaya tetap) ÷ (1 − cadangan)
Tarif per jam = pendapatan kotor ÷ jam tagih per bulan
Tarif yang dibulatkan ke atas ribuan memudahkan penawaran ke klien
Contoh: target pendapatan bersih per bulan Rp 10.000.000, biaya tetap per bulan Rp 2.000.000, jam tagih per bulan 120, cadangan pajak dan tak terduga 10
Tarif per jam = Rp 111.111
Pendapatan kotor per bulan = Rp 13.333.333
Cadangan per bulan = Rp 1.333.333
Tips
- Hitung jam tagih dari jam kerja nyata. Jam untuk promosi, administrasi, dan belajar biasanya tidak dibayar klien.
- Hasil ini belum memasukkan PPN. Jika Anda PKP, tambahkan PPN di atas tarif saat menagih.
- Klien sering lebih mudah menerima harga per proyek. Pakai tarif per jam sebagai dasar hitungnya.
Cara membaca hasil
Tarif ini menutup target pendapatan bersih, biaya tetap, dan cadangan. Hasilnya adalah pendapatan kotor yang harus didapat tiap bulan, dibagi jam yang dibayar klien.
Jika jam tagih lebih sedikit dari perkiraan, pendapatan yang diterima akan kurang dari target. Karena itu jam tagih perlu dihitung dengan jujur.
Batasan
Angka ini belum memasukkan PPN. Jika Anda PKP, PPN ditambahkan di atas tarif saat menagih klien.
Kalkulator tidak tahu biaya yang belum Anda catat. Tambahkan semua biaya rutin ke biaya tetap.
Sumber
Rumus aritmetika biasa. Tidak memakai rujukan resmi.